2 Cara Cek Bukti Transfer Bukopin via SMS dan ATM


Beben.id – Bank Bukopin merupakan salah satu bank swasta di Indonesia yang memiliki cukup banyak nasabah. Nah, bagi kamu yang mungkin masih merasa kurang familiar, pastinya merasa bingung dalam mengecek bukti transfer Bukopin. Padahal, bukti transfer ini sangat penting sekali eksistensinya.

Bukti transfer atau juga yang sering disebut dengan struk merupakan sebuah alat bukti yang menampilkan detail riwayat sebuah transaksi. Lantas, sepenting apa struk ini? Bagaimana cara mengeceknya pada bank Bukopin? Semua pertanyaan tersebut akan dibahas pada ulasan di bawah ini!

Cara Cek Bukti Transfer Bukopin

Bank Bukopin mungkin memang tidak sepopuler seperti bank-bank besar seperti BCA, BRI, BNI, dan yang lainnya lagi. Namun, jangan salah sangka karena bank yang satu ini juga menyuguhkan cukup banyak fitur yang bisa kamu nikmati sebagai nasabah.

Terlebih setelah bank Bukopin mengalami merger dengan Kookmin Bank. Salah satu kemudahan yang bisa didapatkan adalah dengan cara cek bukti transfer. Seperti yang bisa diketahui sendiri, tidak sedikit orang yang membutuhkan bukti transfer untuk menjalankan transaksi tertentu.

Cara yang bisa ditempuh untuk mengecek bukti transfer rekening adalah sebagai berikut:

1. Melalui SMS Banking

Ini merupakan langkah terefektif karena kamu tidak perlu kemana-mana untuk mengecek bukti transfer sebuah transaksi. Hanya melalui SMS, kamu sudah bisa mendapatkan buktinya, lantas bisa disimpan dengan cara screenshot atau rekam layar.

Namun, kamu harus terdaftar dalam layanan ini terlebih dahulu. Caranya adalah sebagai berikut:

a. Daftar di Unit Kerja Bank Bukopin

Pendaftaran yang pertama adalah melalui unit bank. Cara yang satu ini harus ditempuh dengan datang langsung pada unit bank terdekat kamu. Berikut adalah langkahnya:

  • Sampaikan pada customer service perihal niat kamu untuk mengaktifkan SMS Banking Bukopin
  • Selanjutnya, pihak customer service akan memberikan form permohonan
  • Isilah sesuai data kamu, mulai dari nama lengkap, nomor handphone yang aktif, email aktif, dan yang lainnya lagi
  • Setelahnya akan dikirimkan kode verifikasi berupa PIN Mailer melalui email. Kode yang dikirim barusan hanya berlaku selama satu hari
  • Proses aktivasi SMS Banking ini akan dilanjutkan pada website resmi, masukkanlah kode yang sudah dikirimkan tadi sesuai pada data yang diminta pada pendaftaran di website
  • Selesai, proses aktivasi sudah berhasil dan kamu bisa mulai menikmati menggunakan SMS Banking
Baca Juga:  9 Cara Tarik Tunai Kartu Kredit BRI di ATM Terdekat

b. Daftar di ATM

Apabila kamu ingin yang lebih simpel, maka bisa langsung melakukan pendaftaran pada ATM saja secara langsung. Langkahnya sebagai berikut:

  • Pastikan nomor HP yang akan digunakan untuk SMS Banking masih aktif dan memiliki saldo pulsa
  • Datanglah pada mesin ATM terdekat
  • Masukkan kartu ATM beserta PIN-nya
  • Pilih menu ‘Registrasi E-Banking’
  • Pilih opsi ‘SMS Banking’
  • Masukkan lagi PIN kartu ATM
  • Masukkan Nomor HP yang aktif
  • Buatlah PIN untuk SMS Banking sebanyak 6 digit
  • Konfirmasi ulang PIN tersebut
  • Tekan ‘YA’ atau ‘OK’
  • Selesai, kamu sudah berhasil mengaktivasi SMS Banking Bukopin

Nah, setelah berhasil mendaftarkan diri pada SMS Banking, maka kamu bisa mulai menggunakan fasilitas yang satu ini. Termasuk salah satunya adalah mengecek bukti transfer Bukopin. Cara yang harus dilakukan untuk mengecek bukti transfer tersebut adalah:

  • Buka pesan
  • Kirim pesan dengan format sebagai berikut: Transaksi (spasi) PIN SMS Banking Bukopin. Contohnya: Transaksi 123456
  • Kirim ke nomor yaitu 3663

Kamu akan mendapatkan mutasi transaksi. Kamu bisa screenshot bukti transfer untuk diberikan sebagai bukti. Namun, untuk diingat cara ini hanya memberikan lima transaksi terakhir saja.

2. Melalui ATM

Cara cek bukti transfer Bukopin kedua adalah dengan mesin ATM. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Pergilah ke mesin ATM terdekat
  • Masukkan ATM beserta PIN-nya
  • Pilih menu ‘Mutasi rekening’
  • Kamu bisa mencetak struk tersebut dan memotretnya sebagai bukti
Baca Juga:  7 Kelebihan dan Kekurangan Bank Danamon 2024

Pertanyaan Seputar Bukti Transfer Bank Bukopin

Setelah melihat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melihat bukti transfer, kini kita beralih pada beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan oleh para nasabah. Berikut adalah di antaranya:

1. Apa Tugas Bank Bukopin?

Bank Bukopin sendiri memiliki tugas untuk menghimpun dana dan juga menyalurkan kredit. Tugas ini terfokuskan pada empat hal, yaitu UMK (Usaha Kecil dan Menengah), Bisnis Mikro, Bisnis Komersial dan juga Bisnis Konsumer.

2. Apakah Bank Bukopin Berganti Nama?

Nama awal dari bank ini merupakan BBKP (PT Bank Bukopin Tbk). Namun, untuk semakin meningkatkan brand perusahaan, nama ini diganti pada tahun 2021 menjadi KB Bukopin.

3. Berapa Kode Bank Bukopin?

Kode bank berfungsi untuk proses transaksi yang dilakukan apabila berbeda bank. Kode Bank Bukopin sendiri adalah 441.

Fungsi Bukti Transfer Rekening

Bukti transfer tentunya menjadi sebuah alat bukti utama dalam sebuah transaksi tertentu. Misalnya, kamu hendak membeli sesuatu secara online, maka tentunya harus menunjukkan bahwa kamu memang sudah benar mentransfer uang pada rekening pengirim.

Begitu pun apabila kamu merupakan si pengirim. Pastikan bahwa pembeli memang sudah mengirim bukti transfer tanda berhasilnya pengiriman uang. Untuk lebih mudahnya, di bawah ini sudah dirangkumkan beberapa fungsi penting dari keberadaan bukti transfer

1. Sebagai Alat Bukti Sebuah Transaksi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bukti transfer tentunya akan menjadi syarat wajib dalam sebuah transaksi, terlebih yang bersifat online. Baik pembeli maupun penjual harus memastikan keberadaan bukti transaksi ini sebelum benar-benar melepas barang yang hendak dikirim.

Namun, karena kini sudah banyak sekali aplikasi pengedit yang bisa digunakan secara bebas oleh siapa saja, maka untuk para penjual harus merasa waspada. Sudah banyak sekali kasus penipuan berkedok bukti transfer yang sudah diedit sedemikian rupa oleh para oknum tidak bertanggung jawab.

Untuk menghindari situasi serupa, apabila pembeli sudah mengirimkan bukti transfer pada kamu, sebaiknya cek ulang lagi pada rekening kamu sendiri. Apakah uangnya sudah benar masuk? Apakah pemilik rekening sudah benar atas nama dari pembeli tersebut?

Baca Juga:  14 Jenis Kartu Kredit Mandiri (Limit, Bunga dan Syarat)

Seperti itulah pentingnya keberadaan bukti transfer dalam sebuah kegiatan transaksi juall-beli. Jadi, pastikan kamu selalu menyiapkan struk apabila sudah berhasil transfer uang pada penjual.

2. Sebagai Bukti Sah di Pengadilan

Tidak hanya sebagai bukti atas suatu transaksi, struk transfer seperti ini juga berlaku sebagai bahan bukti dalam sebuah kasus persidangan.

Eksistensinya dapat membantu jalannya sebuah persidangan. Jadi, penting untuk memiliki bukti transfer untuk mengantisipasi kejadian yang dapat mengarah pada persidangan.

3. Berfungsi untuk Refund

Kamu pernah menerima barang yang tidak sesuai dengan yang diinginkan? Mungkin produk yang sangat berbeda atau juga mengalami cacat serta rusak? Maka hal yang perlu dilakukan adalah dengan refund.

Refund sendiri merupakan tindakan pengembalian barang dan juga pengembalian uang pada penerima. Pada beberapa toko menerapkan peraturan bahwa kamu hanya bisa melakukan refund apabila menyertai dengan bukti transfer serta struk pembelian barang.

Jadi, pastikan struk seperti ini disimpan terlebih dahulu sebelum memastikan semua barang yang diterima berada dalam kondisi baik.

Dengan adanya langkah-langkah pendaftaran SMS Banking yang sudah disebutkan di atas, kamu bisa mengaktivasi layanan ini dengan sangat mudah. Dengan itu, kamu juga dapat mengecek dan juga menyimpan bukti transfer Bukopin secara efektif!

Baca Juga:

error: