2 Cara Simpan Bukti Transfer Panin Bank di i-Banking


Beben.id – Struk transaksi tentunya sangat penting sekali eksistensinya sebagai bukti pembayaran. Begitu pula dengan bukti transfer Panin Bank. Sebisa mungkin simpan dengan baik bukti transfer seperti ini sebagai bukti yang kuat apabila terjadi suatu kondisi yang membutuhkan struk ini.

Nah, kini mencetak bukti transfer sudah tidak perlu ribet lagi. Kamu tidak perlu repot-repot datang ke ATM untuk melakukan transfer dan cetak struk, karena aktivitas keuangan perbankan sudah bisa dilakukan dengan mudah hanya melalui smartphone.

Yap, dengan internet banking, semua orang bisa melakukan transaksi perbankan secara digital dengan sangat mudah. Lantas, bagaimana cara daftar, transfer dan cetak bukti melalui M-Banking bank Panin ini? Berikut adalah pembahasan lengkapnya!

Panin Internet Banking

Internet banking adalah sebuah layanan yang bisa kamu nikmati untuk melakukan berbagai transaksi perbankan secara digital melalui jaringan internet. Terobosan ini tentunya dinilai sangat efektif dan juga efisien sekali.

Tidak mengherankan lagi, karena nasabah bisa melakukan aktivitas perbankan hanya melalui smartphone saja. Tidak perlu datang ke mesin ATM atau cabang bank. Lakukan kapan saja dan di mana saja!

Inilah yang membuat banyak orang lebih memilih menggunakan i-Banking untuk transfer dan menyimpan bukti transfernya. Namun sebelum dapat menikmati semua fitur unggulan tersebut, tentunya kamu harus melakukan pendaftaran akun dan juga aktivasinya terlebih dahulu.

1. Cara Daftar Panin Internet Banking

Caranya pun juga tidak terlalu susah. Siapkanlah berkas-berkas berikut ini terlebih dahulu:

  • ATM Bank Panin
  • Memiliki Tabungan atau Giro Panin
  • Identitas diri berupa KTP
  • Nomor ponsel aktif
  • Alamat email aktif

Setelah memastikan memiliki semua persyaratan tersebut, maka kamu mulai bisa melakukan pendaftaran dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Datanglah pada mesin ATM Panin Bank terdekat
  • Masukkan kartu ATM Panin Bank dengan 6 digit PIN-nya
  • Setelahnya, akan muncul beberapa menu pada layar di mesin, pilihlah ‘E-Registrasi’
  • Tekan ‘Internet Banking’
  • Lalu kamu harus membuat PIN sebanyak 6 digit yang nantinya akan digunakan untuk internet Banking
  • Konfirmasi PIN yang sudah dibuat, dan tekan ‘YA’
  • Tunggulah sebentar, mesin ATM sedang dalam proses untuk mencetak struk yang berisikan user ID dan password sementara
  • Proses di mesin ATM sudah selesai. Simpanlah struk tersebut, karena langkah pendaftarannya belum selesai.
Baca Juga:  6 Kelebihan dan Kekurangan Bank BRI Terbaru 2024

Setelah mendapatkan struk yang berisi user ID dan juga password, maka kamu harus melanjutkan prosesnya di browser. Proses ini bisa melalui ponsel, laptop atau juga komputer. Berikut adalah langkahnya:

  • Kunjungi situs website https://www.internetpanin.com/PaninWeb/core/login.aspx
  • Setelah masuk pada alamat website tersebut, maka lakukanlah login dengan memasukkan user ID beserta passwordnya sesuai dengan yang berada di struk mesin ATM tadi
  • Tekan ‘Lanjut’
  • Setelahnya, kamu bisa mulai mengganti password lama dengan yang baru dan tekan ‘Lanjut’
  • Salinlah kode unik TrueStamp pada kolom yang sudah disediakan dan pilihlah gambar yang sesuai dengan kode TrueStamp
  • Tekan ‘Lanjut’
  • Pilih tiga buah pertanyaan dan langsung jawablah
  • Masukkan nomor HP aktif
  • Masukkan juga alamat email yang aktif
  • Selesai, kamu sudah berhasil melakukan registrasi Panin Internet Banking

Namun, untuk melakukan aktivasi kamu harus mengunjungi cabang Panin Bank terdekat agar mendapatkan tokennya.

2. Fungsi Internet Bank Panin

Setelah berhasil terdaftar di internet Banking Panin, maka kamu akan dapat menikmati beberapa fitur yang disuguhkannya. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Transfer multi currency (IDR atau Valas)
  • Melakukan berbagai macam pembayaran
  • Dapat membeli isi ulang pulsa
  • Dapat mengecek informasi saldo terakhir
  • Dapat mengecek mutasi atau riwayat transaksi rekening
  • Dapat melakukan transaksi secara terjadwal (dengan memasukkan waktu yang diinginkan, dan otomatis transaksi akan berjalan sesuai input waktu tersebut)
  • Notifikasi kegiatan transaksi
  • Transfer dengan bukti transfer bank Panin

Cara Transfer dan Simpan Bukti Transfer Panin Bank di i-Banking

Cara untuk transfer ini sendiri juga tidak sulit, hampir sama dengan versi mesin ATM-nya, yaitu sebagai berikut ini:

  • Masuklah ke dalam akun Panin internet banking dengan memasukkan user ID dan juga password
  • Tekan ‘Transfer’
  • Lantas tekanlah opsi ‘Registrasi Rekening Tujuan’
  • Pilih bank yang hendak kamu transfer
  • Setelahnya masukkan nomor rekening tujuan
  • Masukkan juga besaran nominal uang yang hendak transfer
  • Konfirmasi proses transfer dengan memasukkan PIN
  • Apabila proses transfer sudah berhasil, maka akan diberikan bukti transfer Panin Bank di layar yang bisa disimpan dengan cara screenshot atau juga unduh gambar
Baca Juga:  2 Cara Hapus Mutasi Rekening BCA Secara Online 2024

Transfer dan Cetak Bukti Transfer Panin Bank

Nah, selain melalui internet banking, proses transfer uang di bank Panin ini juga bisa dilakukan melalui mesin ATM dan juga mobile banking. Nah, untuk mobile banking ini sendiri merupakan sebuah aplikasi yang bisa diinstal dari Play Store atau juga App Store.

Cara yang diusung pun juga tidak jauh berbeda dari i-Banking. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:

1. Melalui Mobile Banking

  • Pastikan kamu sudah menginstal Mobile Panin
  • Lakukan login dengan memasukkan user ID serta password
  • Apabila sudah berhasil masuk, maka akan ada beberapa fitur yang disuguhkan dalam aktivitas perbankan secara digital, pilihlah opsi menu ‘Transfer’
  • Pilih apakah kamu ingin transfer ke sesama bank Panin atau ke bank lain
  • Setelahnya, masukkan kode transfer dan juga nomor rekening
  • Masukkan nominal uang yang hendak ditransfer
  • Konfirmasikan proses transfer dengan memasukkan PIN
  • Apabila transaksi sudah selesai, maka akan muncul bukti transfer Panin Bank di layar
  • Kamu bisa menyimpannya dengan mengunduh atau juga screenshot/merekam layar bukti transfer

2. Melalui Mesin ATM

  • Datanglah ke mesin ATM terdekat
  • Masukkan kartu ATM bank Panin beserta dengan passwordnya
  • Pilih opsi ‘Transaksi Lainnya’
  • Tekan ‘Transfer’
  • Pilihlah bank yang sama atau bank lain
  • Masukkan nomor rekening tujuan yang hendak ditransfer
  • Masukkan jumlah uang yang hendak ditransfer
  • Konfirmasikan dengan memasukkan PIN ATM
  • Selesai, tunggulah notifikasi transfer sukses dan mesin akan secara otomatis mengeluarkan struk bukti transfer bank Panin
  • Simpan baik-baik struk tersebut
Baca Juga:  7 Kelebihan dan Kekurangan Bank Danamon 2024

Daftar Pertanyaan Mengenai Bank Panin

1. Apakah Struk Transfer Panin Bank Penting?

Tentu saja penting. Struk ini merupakan alat bukti pembayaran yang sah dan valid dan itu berlaku baik untuk struk cetak maupun struk digital.

Tidak hanya itu, bukti transfer ini juga bisa menjadi bukti yang dibawa ke pengadilan apabila terdapat kasus terkait. Karena memuat informasi beberapa hal yang penting, eksistensi struk ini benar-benar sangat penting sekali.

2. Berapa Kode Transfer Bank Panin?

Kode transfer yang digunakan untuk bank Panin adalah 019. Kamu bisa memasukkan kode ini sebelum menulis nomor rekening bank Panin.

3. Bagaimana Cara Cetak Struk?

Apabila kamu melakukan transfer di mesin ATM, maka akan secara otomatis mesin mengeluarkan bukti struk. Namun jika proses transfer dilakukan secara digital, maka cukup menunjukkan bukti transfer berupa foto.

Tapi apabila memang dibutuhkan struk dalam bentuk cetak, maka kamu bisa mencetak foto hasil unduhan bukti transfer digital tadi.

Dari ulasan di atas, sudah diketahui benar bahwa bukti transfer Panin Bank memang cukup penting. Untuk memastikan keasliannya, jangan lupa mengecek saldo rekening secara real time. Apabila terindikasi penipuan, abaikan atau segera laporkan pada pihak yang berwajib.

Baca Juga:

error: