2 Cara Cek Bukti Transfer Bank Syariah Mandiri 2024


Beben.id – Bukti transfer sangat penting dimiliki oleh para nasabah, gunanya untuk memastikan transaksi pengiriman uang atau transaksi lain sukses. Sama halnya dengan bukti transfer Bank Syariah Mandiri yang juga disediakan pihak bank untuk dicetak maupun di screenshot nasabah kapanpun mereka butuh.

Jika selama ini kamu masih mengabaikan pentingnya dokumen bukti transfer, maka ada baiknya memahami beberapa informasi berikut. Supaya transaksi yang dilakukan melalui fitur Bank Syariah Mandiri yang kamu miliki tidak bermasalah dan membuat ribet.

Cara Cetak Bukti Transfer Bank Syariah Mandiri dengan Cara Mudah

Untuk menghindari indikasi penipuan, ketika ternyata kamu menerima bukti transfer yang mencurigakan. Ada baiknya mencetak sendiri bukti transfer tersebut melalui beberapa cara mudah.

Bukti transfer sudah disediakan oleh pihak Bank Syariah Mandiri yang saat ini sudah bergabung dengan Bank Syariah Indonesia.

1. Mandiri Syariah Mobile

Bagi kamu yang sudah memiliki aplikasi Bank Mandiri Syariah Mobile, akan sangat mudah untuk mencetak bukti transfer yang sudah terjadi di rekeningmu. Caranya adalah:

  • Buka aplikasi Mandiri Syariah Mobile
  • Login menggunakan nama pengguna dan kata kunci yang sudah kamu punya
  • Pada halaman pertamanya, tekan tombol amplop yang tersedia pada sisi kiri atas halaman
  • Lanjutkan dengan memilih menu resi dan cek daftar transaksi yang sudah dilakukan
  • Pilih salah satu transaksi yang mau kamu cetak
  • Akan muncul halaman bukti transfer dengan detail informasi yang lengkap
  • Screenshot atau capture menggunakan kamera di HP kamu lalu simpan
  • Koneksikan HP dengan komputer menggunakan kabel USB
  • Pindahkan hasil capture tersebut ke komputer dan siap untuk dicetak
Baca Juga:  Kode Bank Permata ke DANA Panduan Top Up 2024

Jika kamu menggunakan mesin cetak yang menyediakan fitur bluetooth akan lebih mudah karena tinggal melakukan sinkronisasi antara HP dan perangkat cetak. Kemudian pilih hasil capture bukti transfer tersebut, lalu pilih menu cetak.

2. ATM

Kalau kamu sudah terbiasa melakukan transaksi melalui ATM, maka untuk mencetak akan lebih mudah meskipun harus mencari mesin ATM terdekat untuk mendapatkannya. Kemudian ikuti langkah berikut:

  • Masukkan kartu ATM kamu ke dalam bagian kartu di mesin ATM
  • Ketik kata sandi yang sudah kamu punya untuk kartu tersebut
  • Pilih menu transfer, lalu masukkan nomor rekening penerima uang
  • Masukkan nominal transfer yang akan dilakukan dan tekan tombol lanjut
  • Ketik nomor referensi jika ada, kalau tidak ada maka abaikan dan tekan kembali tombol lanjut
  • Cek kembali nomor rekening penerima, nama penerima yang muncul, dan nominal dana yang akan di transfer
  • Jika sudah benar, tinggal klik ok dan tunggu proses selesai
  • Pilih opsi cetak bukti transaksi, lalu tunggu mesin ATM mencetak bukti tersebut untuk kamu.
  • Cek bukti transfer yang sudah dicetak, untuk memastikan informasi di dalamnya sudah valid.
  • Cara menggunakan ATM ini, lebih banyak digunakan karena mesin ATM biasanya memberikan data yang tepat.

Apakah Semua Transaksi BSM akan Mendapatkan Bukti Transfer Bank Syariah Mandiri?

Dulu bukti transfer dan transaksi perbankan baru bisa didapatkan dengan meminta pihak bank mencetak buku rekening karena belum masuk era digitalisasi. Tapi sekarang, bukti tersebut sudah bisa didapatkan langsung setelah transaksi dilakukan. Apakah semua transaksi memiliki bukti transfer?

Jawabannya adalah iya selama tersedia pada menu di berbagai media transaksi yang disediakan. Berikut ini beberapa jenis transaksi dimana kamu akan mendapatkan bukti transfernya.

1. Pengiriman Uang

Ketika kamu mengirim uang ke rekening lain, baik itu sesama Bank Syariah Mandiri maupun bank lain maka bukti transfernya akan didapatkan. Begitu juga saat kamu yang menerima uang tersebut, transaksi tersebut akan muncul dalam daftar transaksi pada akun bank milikmu.

Baca Juga:  13 Kelebihan dan Kekurangan Bank Syariah 2024

Sebagai contoh, si A mengirim uang Rp100.000 ke si B melalui ATM Bank Syariah Mandiri. Kebetulan keduanya sama-sama punya akun di bank tersebut.

Si A secara langsung akan mendapatkan print out bukti transfer Bank Syariah Mandiri jika melakukan transaksi melalui ATM. Bisa juga melihat langsung buktinya pada halaman riwayat transfer jika mengirim dengan metode online.

Sedangkan si B bisa mengecek bukti transfer melalui menu mutasi rekeningnya ketika dia mengecek melalui ATM atau cara lainnya.

2. Pembayaran Berbagai Jenis Tagihan

Saat ini membayar berbagai tagihan juga sudah bisa dilakukan melalui bank, dipermudah lagi dengan sistem transfer. Jadi setelah selesai melakukan pembayaran tagihan, bukti transfernya akan kamu dapatkan.

Berbagai tagihan yang bisa diproses melalui Bank Syariah Mandiri akan mendapatkan bukti transfer. Di antaranya adalah pembayaran listrik, air, telepon, kartu prabayar, uang kuliah, kartu kredit, dan masih banyak lagi.

3. Pembelian Berbagai Produk yang Bekerjasama dengan Bank

Sama halnya dengan pembayaran tagihan, ketika kamu membeli produk tertentu dengan sistem bayar melalui rekening Bank Syariah Mandiri juga akan mendapatkan bukti transfer. Misalnya, membeli token listrik hingga pulsa kartu provider yang digunakan.

4. Informasi Saldo Rekening

Tidak perlu ribet lagi ke bank untuk mencetak daftar transaksi dengan print out buku tabungan, kamu juga bisa mengetahui jumlah saldo terakhir dan transaksi terakhir yang dilakukan. Bukti tersebut bisa dicetak atau di screenshot melalui perangkat elektronik milik kamu.

Apakah Semua Bukti Transfer itu Asli?

Dengan maraknya penipuan belakangan ini, dimana bukti transfer perbankan dimanipulasi untuk kepentingan tertentu. Jadi selama kamu hanya mendapat kiriman foto bukti transfer dan tidak mencetaknya sendiri, harus waspada dan detail dalam mengecek bukti tersebut.

Jika terdapat beberapa ciri berikut, maka terindikasi bahwa bukti transfer Bank Syariah Mandiri atau bank lain yang kamu terima adalah palsu.

1. Nama dan Nomor Rekening Tidak Lengkap

Pada bukti transfer palsu sering terjadi detail nama pengirim dan penerima tidak lengkap atau tidak sesuai dengan nama yang terdaftar pada bank tersebut. Begitu juga dengan nomor rekening yang tidak lengkap sehingga wajar dicurigai bahwa bukti tersebut palsu.

Baca Juga:  5 Cara Bayar Kartu Kredit BRI Terbaru 100% Mudah

2. Tata Letak Informasi dalam Bukti Transfer Tidak Proporsional

Bukti transfer secara sistem sudah diatur tata letaknya sehingga proporsional ketika dicetak maupun dilihat langsung melalui aplikasi perbankan. Ketika tata letaknya tidak rapi, ada yang rata kiri dan rata kanan dengan informasi yang tidak beraturan maka bisa dikategorikan bahwa bukti tersebut palsu.

3. Tulisan yang Dicetak Tidak Tebal

Untuk memudahkan para nasabah mengecek keabsahan bukti transfer, biasanya pihak bank memilih tulisan cetak tebal untuk bukti transfer yang bisa dicetak.

Begitu juga dengan bukti transfer Bank Syariah Mandiri, jadi ketika tulisannya terlihat tipis dan tidak jelas maka bisa jadi itu dokumen palsu yang sudah diedit.

4. Banyak Space Tidak Terisi pada Bukti Transfer

Ada banyak ruang kosong dalam sebuah bukti transfer, yang seharusnya tidak ada atau diisi dengan informasi tertentu. Kalau kamu mendapatkan bukti transfer ini, maka lebih waspada karena kemungkinannya palsu.

Mulai sekarang, jangan abaikan lagi dokumen bukti transfer Bank Syariah Mandiri karena sangat penting. Bukan saja untuk memastikan transaksi berjalan lancar, tapi juga untuk menjadi dokumen penting keuangan yang akan kamu butuhkan di waktu mendatang.

Baca Juga:

error: