7 Bukti Transfer Bank Jatim dan Cara Cek Mutasi 2024


Beben.id – Apakah kamu punya rekening di Bank Jatim? Jika iya, maka sudah pasti tahu apa saja fasilitas yang diberikan untuk nasabah. Salah satu yang sangat dibutuhkan oleh pemilik rekening adalah bukti transfer Bank Jatim, yang akan menjadi dokumen finansial bagi kebutuhan pribadi maupun bisnis.

Tanpa adanya bukti transfer setelah melakukan sebuah transaksi, baik itu pengiriman dana atau pembayaran tagihan maka kemungkinan penipuan bisa saja terjadi. Oleh sebab itu, sangat krusial bagi para nasabah untuk memastikan dokumen tersebut diperoleh setiap bertransaksi.

Profil Singkat Bank Jatim

Bank yang operasional utamanya ada di daerah Jawa Timur ini, mulai eksis di tahun 1961 dengan nama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur. Jumlah nasabahnya sampai saat ini sudah mencapai 7,7 juta.

Produk perbankan yang dimiliki Bank Jatim juga semakin variatif, mulai dari berbagai jenis simpanan kemudian pembiayaan hingga investasi dan bisnis. Kamu bisa lebih puas mencari mana produk yang akan kamu miliki.

Cara Mendapatkan Bukti Transfer Bank Jatim

Bukti transfer bisa didapatkan dengan berbagai cara, masing-masing dapat diakses dengan mudah asalkan kamu sudah memiliki rekening di Bank Jatim dan melakukan transaksi tertentu. Bukti tersebut bisa didapatkan dengan sejumlah cara.

1. Meminta Langsung ke Teller saat Melakukan Transaksi

Saat kamu melakukan pengiriman dana ke rekening lain melalui teller, maka bukti transfer juga bisa langsung diminta. Biasanya dokumen tersebut memang merupakan bagian dari fasilitas yang diberikan saat bertransaksi.

Baca Juga:  7 Cara Bayar Angsuran Pinjaman BRI Lewat Internet Banking

Di dalam bukti transfer akan jelas terlihat siapa pengirim, nomor rekening pengirim, siapa yang menerima, nomor rekening penerima, besaran dana yang dikirimkan, hingga informasi tujuan pengiriman dana tersebut.

2. Struk Bukti Transfer di Mesin ATM

Beda lagi dengan cara yang bisa dilakukan, ketika kamu melakukan pengiriman uang atau transaksi perbankan lainnya melalui ATM. Bukti transfer Bank Jatim akan didapatkan melalui struk yang dicetak oleh mesin ATM tersebut.

3. Screenshot Bukti Transfer Melalui Internet Banking

Kalau mau mendapatkan bukti transfer melalui internet banking atau mobile banking yang disediakan oleh Bank Jatim, maka kamu hanya perlu screenshot melalui komputer. Bisa juga dengan melakukan capture halaman bukti transfer yang muncul usai transaksi melalui ponsel.

Nantinya hasil tangkapan layar tersebut bisa dicetak menggunakan printer, dapat juga langsung dikirim ke pihak yang perlu diberikan bukti tersebut melalui email, media sosial, dan platform lainnya.

4 Solusi Terbaik Ketika Bukti Transfer Tidak Dapat Kamu Miliki

Bagaimana jika ternyata kamu tidak bisa mendapatkan bukti transfer, padahal dokumen itu sangat kamu butuhkan? Misalnya, saat melakukan transaksi melalui ATM dan ternyata kertas struk bukti transfer di mesin tersebut habis dan tidak bisa mencetak bukti tersebut. Salah satu dari empat solusi ini dapat kamu lakukan.

1. Hubungi Call Center Bank Jatim

Solusi pertamanya adalah dengan langsung menghubungi call center Bank Jatim di nomor 14044 yang siap memberikan jalan keluar. Biasanya ada yang menyarankan untuk datang langsung ke teller maupun saran lain, sesuai cara transaksi dan mendapatkan bukti transfer yang kamu pilih.

Selain langsung menelepon, kamu juga bisa mengirim email ke [email protected]. Dapat pula melalui pengisian form pengaduan atau chat WA.

2. Print Buku Tabungan

Jika kamu ingin yang lebih detail dan jelas, meminta petugas Bank Jatim untuk mencetak riwayat transaksi di buku tabungan merupakan solusi selanjutnya.

Memang, untuk cara ini kamu hanya bisa mendapatkan informasi jenis transaksi beserta waktunya dan jumlah uang yang dikirim atau diterima.

Baca Juga:  Kode Referral Neo+ 2024 dan Gratis Saldo 200 Ribu Rupiah

Paling tidak, bisa dijadikan bukti kalau seandainya ada masalah ketika ternyata dana yang dikirim tak kunjung diterima oleh rekening penerima.

Syarat untuk melakukan cara ini adalah dengan membawa buku tabungan dan ATM ke kantor Bank Jatim terdekat. Kemudian mintalah customer service untuk mencetak riwayat transaksi kamu di buku tersebut.

3. Melalui Rekening Koran

Ada juga solusi yang juga bisa dipertimbangkan, yaitu mencetak rekening koran akun tabungan kamu. Pihak bank akan membantu melakukannya, namun akan ada biaya tambahan untuk penerbitan rekening koran tersebut.

4. Riwayat Mutasi Rekening

Kalau kamu mau versi lengkap dan online, dapat dilakukan dengan membuka menu mutasi rekening di mobile banking atau internet banking Bank Jatim.

Kamu bisa memilih detail mutasi rekening untuk durasi waktu tertentu, misalnya satu minggu, satu bulan, hingga enam bulan.

Bukti Transfer vs Rekening Koran, mana yang Lebih Penting?

Bicara soal bukti transfer dan rekening koran, keduanya sama penting. Hanya saja terdapat sedikit perbedaan.

Dimana untuk bukti transfer hanya memberikan informasi untuk satu transaksi saja, sedangkan untuk rekening koran mencakup semua transaksi yang dilakukan melalui rekening kamu dalam satu bulan. Selain itu, bukti transfer juga lebih mudah didapatkan tanpa harus ada campur tangan pihak bank.

Kamu bisa mendapatkannya melalui mesin ATM, aplikasi mobile banking, atau melalui internet banking.

Sedangkan untuk memperoleh rekening koran, kamu harus meminta pihak bank langsung untuk mencetaknya. Jadi perlu waktu untuk antri dan bisa berkomunikasi langsung dengan customer service.

Kemudian soal fungsinya, bukti transfer berfungsi untuk memastikan sebuah transaksi sukses dilakukan. Sedangkan rekening koran memiliki fungsi memberikan informasi tentang riwayat transaksi dari sebuah rekening Bank Jatim dalam jangka waktu tertentu.

Biasanya untuk rekening koran akan dibutuhkan ketika ingin membuat laporan keuangan, mengajukan permohonan pembiayaan, atau kebutuhan pekerjaan. Sedangkan bukti transfer diperlukan untuk mengecek sukses atau tidaknya sebuah transaksi perbankan yang sudah kamu lakukan.

Tips Menyimpan Bukti Transfer agar Tidak Mudah Hilang

Bukti transfer yang dicetak di mesin ATM bisa pudar sendiri, jika terlalu lama disimpan sehingga saat kamu butuh informasinya di kemudian hari akan sulit didapat. Sama halnya dengan bukti melalui sistem digital yang hanya akan tampil biasanya usai transaksi dilakukan.

Baca Juga:  Bank Mandiri yang Buka Hari Sabtu Terbaru 2024

Oleh karena itu, sangat dibutuhkan tips agar kamu dapat menyimpan bukti transfer itu dalam waktu lama tanpa adanya kemungkinan hilang atau tidak lagi bisa dibaca.

1. Copy dan Simpan di Dalam Arsip Bukti Transfer

Kalau kamu mendapatkan bukti transfer Bank Jatim dari mesin ATM, maka jangan lupa untuk memperbanyaknya dengan cara di copy. Lalu simpan bersama dokumen finansial lainnya, jadi ketika struk aslinya memudar maka kamu masih memiliki backup dokumen tersebut.

2. Capture atau Screenshot dan simpan di Folder Penyimpanan Perangkat

Pastikan untuk langsung capture atau screenshot bukti transfer yang muncul usai kamu bertransaksi online di Bank Jatim. Hasilnya, tinggal disimpan di memori penyimpanan dan bisa dibuka dan dilihat kapan saja.

3. Catat di dalam Buku Manual

Kalau kamu lebih suka menyimpan data menggunakan cara manual, maka kamu tinggal mencatat transaksi di buku besar secara lengkap. Sehingga saat ada informasi yang dibutuhkan dari bukti transfer tersebut, kamu tinggal buka buku besar.

Mau mencetak bukti transfer Bank Jatim? Kamu tinggal mencoba salah satu cara yang tepat, kemudian jangan lupa untuk menyimpannya agar mudah dicari saat dibutuhkan nanti.

Baca Juga:

error: