Biaya Operasi Jantung 2024 Pakai BPJS dan Non BPJS


Beben.id – Operasi jantung termasuk hal yang krusial dan membutuhkan penanganan yang khusus sehingga biaya operasi jantung tergolong mahal. Penyakit jantung telah diketahui sebagai penyebab kematian tertinggi di Indonesia, sehingga butuh pertolongan terbaik.

Hal ini disebabkan karena jantung adalah organ vital yang punya kaitan erat dengan kehidupan manusia. Cara untuk mengobati penyakit jantung salah satunya yaitu melakukan operasi bypass jantung. Lalu, berapakah biayanya? Simak penjelasannya berikut ini.

Kapan Operasi Bypass Jantung Dilakukan?

Sebelum menjelaskan rincian biaya operasi jantung, Anda perlu mengetahui kapan baiknya melakukan operasi sehingga dapat melakukan prosedurnya secara tepat. Operasi tersebut merupakan prosedur medis karena pembuluh arteri jantung yang memasok darah ke otot jantung punya kerusakan.

Pembuluh arteri yang rusak inilah yang perlu diganti dengan pembuluh darah yang diambil di bagian tubuh lainnya sehingga peredaran menjadi lancar. Operasi Bypass jantung tersebut diberikan saat pasien sedang mengalami masalah seperti berikut ini:

1. Punya Angina (Nyeri Dada) yang Parah

Operasi jantung diperlukan saat pasien mengalami nyeri dada yang parah. Penyebabnya karena penyempitan arteri yang memompa darah ke otot jantung. Apabila terjadi penyempitan, otot jantung, maka tubuh akan merasa mudah lelah serta dada akan terasa nyeri.

2. Lebih Satu Arteri Koroner Rusak

Masalah jantung yang perlu penanganan operasi yaitu ketika terjadi kerusakan di arteri koroner lebih dari satu, serta bisa juga disebabkan karena ruang yang bermasalah untuk memompa darah pada jantung. Jika terjadi masalah ini, tentu saja perlu tindakan yang tepat yaitu melakukan operasi bypass jantung.

3. Penyumbatan atau Penyempitan Arteri

Masalah selanjutnya yang memerlukan penanganan khusus yaitu ketika terjadi penyempitan di arteri koroner sebelah kiri. Adanya gangguan ini membuat darah tidak mengalir dengan lancar ke bagian ventrikel jantung kiri.

Baca Juga:  Biaya Operasi Caesar Eracs Pakai BPJS dan Tanpa BPJS

4. Menjalani Angioplasti Sebelumnya

Operasi jantung juga perlu dilakukan ketika pasien pernah menjalani angioplasty atau penempatan stent jantung agar bisa menahan pembuluh arteri sehingga bisa terbuka. Prosedur ini dinilai masih punya kekurangan dan tidak terlalu efektif.

Bisa saja penyempitan arteri datang kembali meski sudah melakukan prosedur angioplasty sehingga perlu dilakukan tindakan operasi untuk mengatasinya. Pasalnya, beberapa orang yang mengidap penyakit jantung tidak bisa disembuhkan dengan angioplasty.

Kisaran Biaya Operasi Jantung

Penyakit jantung adalah masalah yang serius karena dapat mengancam keselamatan jiwa. Oleh sebab itu, penanganannya membutuhkan perawatan yang tidak murah. Salah satunya adalah penanganan dengan bypass jantung.

Apabila Anda ingin menjalankan prosedur tersebut, maka hal yang perlu dilakukan adalah menyiapkan uang tertentu. Kisaran biaya operasi jantung menggunakan bypass adalah Rp63.000.000 – Rp130.000.00. Hal ini sebagaimana yang diatur oleh Pusat Jantung Nasional Harapan Kita.

Jumlah yang besar ini sesuai dengan perawatan dan penanganannya yang juga mahal, sehingga harga tersebut memang sudah masuk akal jika melakukan operasi jantung. Adapun besaran tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Penggantian pembuluh arteri.
  • Fasilitas (sarana dan prasarana).
  • Biaya tenaga medis yang profesional.
  • Penggunaan alat teknologi. Teknologi untuk operasi jantung ini bukan sembarangan dan harus steril sehingga butuh teknologi yang canggih.

Kisaran biaya operasi jantung tersebut juga bisa lebih tinggi karena ditambah dengan perawatan pasca operasi yang perlu dijalani seperti melaksanakan rawat inap dan kontrol.

Hal ini penting dilakukan bahkan sebelum menjalankan operasi. Pasien perlu dirawat di rumah sakit atau di opname selama 5 hari sebelum tindakan prosedur operasi ini.

Selesai operasi, pasien harus melakukan kontrol atau pemeriksaan lanjutan. Pasien ini harus kembali beberapa kali ke rumah sakit sekitar 1-2 kali selama 1 bulan untuk diawasi keadaannya oleh dokter. Inilah yang membuat biaya tambahan operasi jantung lebih meningkat.

Baca Juga:  Biaya Operasi Mata Juling 2024 Pakai BPJS dan Non BPJS

Tidak hanya itu, treatment pasien setelah menjalani operasi biasanya akan dianjurkan menjalani pola hidup sehat agar tidak terjadi masalah jantung di kemudian hari.

Pembiayaan Operasi Bypass Jantung Lewat Asuransi

Telah diketahui bahwa biaya operasi jantung terbilang mahal karena banyaknya penanganan yang dilakukan dan harus menggunakan dokter yang profesional atau ahli dibidangnya. Terkadang, hal ini membuat para pasien mengalami kesulitan karena mahalnya biaya tersebut.

Anda bisa menggunakan asuransi kesehatan guna meringankan beban biaya operasi ini. Oleh sebab itu, sangat disarankan bagi para penderita untuk punya asuransi kesehatan bahkan bagi orang yang sehat sekalipun.

Dengan adanya asuransi kesehatan ini bisa meringankan biaya operasi dan perawatan medis. Hal ini yang membuat pasien mendapatkan penanganan yang terbaik dengan kualitas hidup yang lebih baik dari sebelumnya.

Pemerintah sendiri sudah menyediakan asuransi kesehatan yang bernama JKN KIS yang merupakan kartu BPJS. Penggunaan BPJS untuk operasi dan perawatan penyakit jantung bisa dilakukan sehingga seluruh biayanya akan ditanggung BPJS.

Ini sudah ditetapkan dalam peraturan Menteri Kesehatan No. 28 Tahun 2014 tentang pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Selain dari pemerintah, ada juga asuransi kesehatan swasta yang bisa Anda gunakan untuk meringankan biaya operasinya.

Sebaiknya, asuransi ini perlu segera dibuat untuk mencegah pengeluaran yang tidak terduga untuk masalah kesehatan.

Prosedur Operasi Bypass Jantung

Bagaimana operasi bypass jantung ini dilakukan? Dokter akan menjalankan berbagai prosedur yang benar untuk melakukan operasi bypass jantung kepada pasiennya. Pertama, dilakukan pembiusan total sehingga pasien tidak akan merasakan sakit.

Selanjutnya, dokter akan memeriksa tekanan darah, oksigen, denyut jantung, sampai dengan sistem pernapasan. Selanjutnya, dimasukkan selang pernapasan yang akan disambungkan ke ventilator.

Setelah pemasangan tersebut selesai, dokter akan melakukan prosedur bedah dengan membuat sayatan sepanjang bagian tengah rongga dada dan membelah tulang dada. Dengan sayatan tersebut membuat jantung akan nampak terlihat.

Baca Juga:  Tabel Angsuran Gadai HP di Pegadaian dan Syaratnya

Dokter selanjutnya akan memberikan berbagai obat-obatan yang dapat menghentikan kerja dari jantung. Lalu, akan dipakaikan mesin jantung paru yang berguna menggantikan jantung melakukan pasokan darah ke tubuh.

Tahap berikutnya yaitu dilakukan pencangkokan pembuluh darah di bagian tubuh lainnya agar digunakan sebagai pembuluh darah di jantung. Dengan begitu, darah tidak akan lewat arteri yang sudah tersumbat.

Setelah pencangkokan ini berhasil dilakukan, maka dokter akan membuat kinerja jantung kembali normal. Tulang dada tersebut kemudian akan disambungkan menggunakan kawat khusus. Sayatan yang terbuka akan ditutup kembali melalui jahitan ke tubuh.

Dari prosedur yang rumit ini, operasi tersebut mempunyai durasi waktu yang cukup panjang. Setidaknya, operasi bypass jantung dapat berjalan antara 3-6 jam. Setelah dioperasi, akan ada proses recovery yang lamanya antara satu setengah bulan sampai 3 bulan.

Biaya operasi jantung memang terbilang mahal sehingga benarlah kata pepatah jika sehat itu mahal. Untuk itu, Anda perlu mengetahui kisaran biaya dan memakai asuransi untuk meringankan beban biaya tersebut.

Selain itu, penting juga untuk mencegah penyakit jantung dengan menerapkan pola hidup yang sehat sehingga bisa menjaga tekanan darah dan kolesterol tetap terjaga dengan baik. Kedua masalah ini yang bisa memicu penyakit jantung.

Baca Juga:

error: