DC Shopee Pinjam & SPaylater Datang ke Rumah

Sebagai salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, Shopee juga menyediakan fitur Shopee PayLater dan Shopee Pinjam yang bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Namun sebelum menggunakan fitur tersebut, pastikan Anda tertib membayar cicilan agar tidak ditagih DC Shopee.

Jika dibandingkan Shopee Pinjam, Shopee PayLater diketahui sudah lebih dulu diluncurkan dan banyak dimanfaatkan oleh pengguna Shopee untuk membeli berbagai jenis produk barang dengan sistem bayar belakangan.

Sementara untuk fitur Shopee Pinjam sendiri bisa dimanfaatkan untuk meminjam dana tunai dengan cara yang mudah tanpa perlu jaminan. Meskipun kedua fitur tersebut memberikan kemudahan dalam berbelanja dan mendapatkan dana, Anda harus bertanggung jawab membayar cicilannya tepat waktu.

Sekilas Tentang Shopee PayLater dan Shopee Pinjam

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, baik Shopee PayLater maupun Shopee Pinjam keduanya merupakan fitur yang disediakan oleh aplikasi Shopee. Kedua fitur tersebut bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan belanja maupun keperluan lainnya sesuai kebutuhan. Adapun perbedaan keduanya adalah:

Shopee PayLater

Fitur ini menerapkan sistem bayar belakangan bagi para penggunanya sehingga memudahkan Anda untuk berbelanja dulu dan membayarnya bulan depan. Fitur ini memberikan pinjaman instan dengan limit yang sudah ditentukan oleh pihak Shopee.

Fitur ini rupanya disediakan bagi pengguna Shopee yang dianggap layak untuk mendapatkan pinjaman. Biasanya adalah pemilik akun Shopee yang sering bertransaksi dan berbelanja di platform e-commerce ini.

Untuk limit awal tersedia nominal sebesar Rp 750.000 yang masuk dalam limit normal. Sementara jika Anda ingin menaikkan limit hanya bisa dilakukan 1 kali saja dengan cara mengisi formulir dan menunggu persetujuan selama 1×24 jam.

Baca juga:  7 Resiko Tidak Bayar Akulaku! Awas di Penjara Polisi

Cara lain agar bisa menaikkan limit adalah dengan rajin berbelanja di Shopee serta tertib dalam membayar cicilan. Karena secara otomatis sistem akan menaikkan limit Anda. Meski begitu, fitur ini hanya bisa digunakan untuk berbelanja produk barang bukan untuk produk digital.

Produk digital yang dimaksud antara lain adalah untuk pembelian pulsa, membayar tagihan listrik, atau ditarik tunai. Dengan kata lain fitur ini hanya khusus untuk membeli berbagai macam produk yang tersedia di Shopee. Jika ditarik tunai maka hal itu melanggar ketentuan yang ada.

Shopee Pinjam

Bagi Anda yang memang lebih membutuhkan dana tunai, maka pilihannya bukan Shopee PayLater melainkan Shopee Pinjam. Meskipun sama-sama memberikan pinjaman, namun fitur ini menawarkan produk dana tunai dengan proses mudah dan bunga terjangkau.

Fitur pinjaman dana ini hanya disediakan bagi pengguna Shopee yang terpilih. Sehingga jika Anda menjadi yang terpilih bisa langsung memanfaatkan fitur Shopee Pinjam untuk mendapatkan pinjaman dana tunai secara instan.

Shopee Pinjam sendiri merupakan produk pinjaman online dari Shopee yang didukung oleh PT. Lentera Dana Nusantara dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga sifatnya legal.

Adapun besaran pinjamannya sendiri berkisar antara Rp 200 ribu hingga Rp 3 juta. Sementara suku bunganya sebesar 2,45% per bulan. Untuk biaya penanganan ditetapkan maksimal 3% per transaksi pinjaman serta biaya keterlambatan sebesar 5% dari total pinjaman.

Resiko Terlambat Membayar Shopee PayLater

Ancaman dc shopee

Bagi Anda yang menggunakan fitur Shopee PayLater maka memiliki kewajiban untuk membayar tagihannya tepat waktu sebelum tanggal jatuh tempo. Jika tidak maka pihak Shopee sudah memiliki ketentuan tersendiri terkait dengan sanksi yang akan diterima.

Perlu diketahui bahwa sanksi yang diberikan berlaku jika Anda terlambat melakukan pembayaran mulai dari 1 hari hingga 3 bulan. Semakin lama keterlambatan pembayaran maka akan semakin besar pula resiko dan sanksi yang akan diterima.

Dalam proses pembayarannya, Shopee PayLater menerapkan metode cicilan dan tempo. Untuk metode cicilan ini maka Anda harus membayar secara rutin setiap bulan sesuai tenor yang telah dipilih. Sementara untuk metode tempo hanya satu kali, yaitu setelah 30 hari transaksi dilakukan.

Baca juga:  7 Cara Menghapus Data Pinjol Pribadi 100% Ampuh

Lantas apa saja resiko dan konsekuensi jika terlambat membayar tagihan Shopee PayLater? Berikut ini penjelasan lengkapnya.

1. Akun Shopee PayLater Dibekukan

Sebelum ditagih oleh DC Shopee, resiko pertama yang akan Anda hadapi jika terlambat melakukan pembayaran adalah akun Shopee PayLater milik Anda akan dibekukan. Dengan konsekuensi tersebut maka untuk sementara waktu Shopee PayLater tidak bisa diakses.

2. Tidak Bisa Menambah Limit Shopee PayLater

Syarat utama untuk bisa menaikkan limit Shopee PayLater adalah tertib dalam membayar dan tidak pernah terlambat. Jika Anda terlambat melakukan pembayaran tagihan maka secara otomatis limit Shopee PayLater akan sulit untuk dinaikkan.

3. Dikenakan Denda Secara Berkala

Resiko lainnya yang harus dihadapi jika terlambat melakukan pembayaran adalah dikenakan denda secara berkala dengan besaran 5% dari total tagihan. Termasuk untuk jenis tagihan dengan cicilan 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan.

Sebagai contoh, jika Anda melakukan transaksi pembelian barang dengan jumlah Rp 200.000 dan terlambat selama 1 bulan maka akan dikenakan denda sebesar 5%. Yaitu 5% dari Rp 200.000 = 10.000. Sehingga total yang harus dibayarkan adalah Rp 210.000.

Jika Anda terlambat selama dua bulan, maka perhitungan dendanya dikalikan 2 sehingga menjadi 10% dan begitu seterusnya sesuai keterlambatan Anda dalam melakukan pembayaran. Yang perlu diingat, jika terlambat 1 hari maka sudah dihitung terlambat 1 bulan.

4. Catatan Kredit Buruk

Bagi Anda yang terlambat melakukan pembayaran tagihan di Shopee PayLater juga akan mendapatkan catatan kredit yang buruk hingga masuk dalam daftar blacklist SLIK OJK dan BI Checking. Hal ini akan membuat Anda kesulitan untuk mengakses kredit atau pinjaman lainnya.

5. Penagihan oleh DC Shopee

Resiko terakhir yang harus Anda hadapi jika terlambat membayar cicilan di Shopee PayLater adalah ditagih oleh tim DC Shopee. Biasanya kedatangan tim penagihan tersebut setelah Anda terlambat melakukan pembayaran hingga lebih dari 3 bulan.

Baca juga:  3 Cara Mencairkan Limit Kredivo 100% Pasti Cair

Kedatangan debt collector sendiri merupakan hal yang paling dihindari bagi peminjam karena tidak jarang menggunakan cara dan tindakan yang kurang beretika. Sehingga memang sangat disarankan untuk melunasi tagihan tepat waktu tanpa melebihi batas jatuh tempo yang ada.

Batas Maksimal Pembayaran Tagihan Shopee PayLater

DC Shopee Pinjam

Resiko dan konsekuensi di atas akan diberikan jika Anda terlambat membayar, baik ketika terlambat beberapa hari maupun 3 bulan lebih. Agar terhindar dari beberapa resiko tersebut, maka pastikan untuk selalu membayar tagihan tepat waktu setiap bulannya.

Adapun untuk fitur Shopee PayLater sendiri terdapat dua ketentuan mengenai tanggal jatuh tempo bagi pengguna yang akan memanfaatkan fitur tersebut. Yaitu setiap tanggal 5 dan tanggal 25 setiap bulannya. Ketentuan tersebut berlaku mulai Februari 2021 dan bisa Anda pilih saat mengaktifkannya.

Dengan adanya Shopee PyaLater Anda memang lebih mudah untuk berbelanja berbagai macam produk barang di Shopee dengan sistem bayar belakangan. Namun kemudahan tersebut juga harus disertai dengan tanggung jawab untuk melakukan pembayaran tagihan secara tepat waktu.

Karena jika tidak, maka Anda akan menghadapi beberapa resiko dan konsekuensi. Seperti dikenakan denda, akun Shopee PayLater dibekukan, masuk dalam blacklist BI Checking, hingga ditagih oleh DC Shopee. Agar hidup tenang dan nyaman, pastikan pembayaran tagihan Anda lancar dan tepat waktu.

Rekomendasi untuk Anda:

error: Content is protected !!
close